Sekilas, gambar berformat hitam-putih yang menampilkanhamparan batu dan debu ini tampak sederhana. Namun, foto tersebut memegang peranan sangat penting dalam sejarah eksplorasi antariksa. Gambar ini merupakan potret pertama permukaan planet Mars yang berhasil diabadikan dari dekat.
Momen bersejarah ini bermula ketika pendarat (lander) Viking 1 milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil mendarat di Mars pada 20 Juli 1976 pagi hari. Pendaratan tersebut menjadi momen emas pertama dalam sejarah yang berhasil mencatatkan pendaratan sempurna di Planet Merah. Tak lama setelah menyentuh daratan, Viking 1 langsung mengaktifkan kameranya dan mengabadikan pemandangan di sekitarnya.
Sebelum keberhasilan Viking 1, Uni Soviet sebenarnya telah beberapa kali mencoba mendaratkan wahana di Mars. Namun, upaya-upaya tersebut mengalami kegagalan dengan tingkat kerusakan berbeda. Salah satu wahananya, Mars 3, sempat berhasil mendarat pada Desember 1971. Meski begitu, kontak dengan wahana tersebut terputus kurang dari dua menit setelah mendarat, sehingga tidak sempat mengirimkan data visual secara utuh.
Viking 1 tidak hanya bertahan hidup dari proses pendaratan yang ekstrem, tetapi juga melampaui ekspektasi para ilmuwan. Meskipun misi awalnya hanya dirancang untuk mempelajari Mars selama 90 hari, Viking 1 terus beroperasi dan melakukan pengamatan ilmiah hingga lebih dari enam tahun.
Dalam menjalankan tugasnya, pendarat Viking 1 bekerja sama dengan wahana pengorbit (orbiter) berlabel sama. Tak lama kemudian, armada ini diperkuat oleh kehadiran Viking 2, yang juga terdiri dari pasangan pendarat dan pengorbit.
Sebelum tahun 1976, tidak ada seorang pun yang pernah melihat gambaran permukaan Mars secara langsung dari dekat. Pengetahuan publik tentang Planet Merah kala itu sebagian besar dibentuk oleh karya fiksi ilmiah, seperti buku The Martian Chronicles karya Ray Bradbury. Novel tersebut menggambarkan imajinasi fantastis mengenai kondisi di Mars. Kehadiran foto dari Viking 1 akhirnya memberikan bukti konkret pertama mengenai realitas sebenarnya di planet tetangga Bumi tersebut.
Kini, 50 tahun telah berlalu sejak pendaratan bersejarah Viking 1 yang membuka mata dunia. Sejak saat itu, NASA terus mempercanggih teknologi eksplorasi mereka. Pada dekade 1990-an, NASA mulai mengirimkan wahana penjelajah (rover) untuk menyisir permukaan Mars, menghasilkan akumulasi data ilmiah selama bertaraf dekade.
Pemahaman manusia tentang Mars, tata surya, dan alam semesta telah berkembang pesat. Namun, setiap kali sains mencatatkan pencapaian baru, foto pertama dari Viking 1 selalu menjadi pengingat akan pijakan awal yang membuka jalan bagi seluruh eksplorasi Mars hingga hari ini. (Space/Z-2)